Perkembangan sektor prioritas Halal Value Chain 2021

Kinerja ekonomi syariah nasional mampu berdaya tahan ditengah proses perbaikan ekonomi yang terus berlanjut sepanjang tahun 2021. Perbaikan kinerja in itercermin dari pertumbuhan sektor prioritas halal value chain (HVC) selama triwulan I sampai dengan triwulan III 2021 terus bergerak dalam fase recovery, sejalan dengan perbaikan pada ekonomi nasional.

Meskipun pada triwulan I 2021 masih terkontraksi sebesar -0,20% (yoy) yang perlahan membaik dibandingkan periode akhir tahun 2020. Pemulihan ini ditopang oleh kinerja sektor pertanian dan makanan halal yang konsisten tumbuh positif selama masa pandemi. Pertumbuhan sektor pertanian didorong oleh peningkatan subsektor tanaman pangan, hortikultura, dan peternakan.

Pertumbuhan sektor pariwisata ramah muslim (PRM) menunjukan perbaikan kinerja selama periode pandemi, seiring dengan percepatan program vaksinasi dalam memasuki tahap kenormalan baru. Kinerja sektor PRM pada triwulan II 2021 tercatat tumbuh positif sebesar 22,62% (yoy) yang menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi dibanding sektor lainnya. Hal ini sejalan dengan peningkatan mobilitas masyarakat yang juga berdampak pada peningkatan penggunaan angkutan penerbangan, kereta api, dan angkutan laut domestik.

Meskipun sempat mengalami koreksi tajam pada triwulan III 2021 yang disebabkan pengetatan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 di beberapa wilayah sebagai upaya mitigasi lonjakan kasus varian delta, namun penurunan level PPKM pada triwulan IV 2021 membuka geliat pariwisata domestik dengan pelonggaran mobilitas yang terjadi di masyarakat.

Pertumbuhan sektor prioritas HVC tumbuh positif pada triwulan II 2021 sebesar 4,19% (yoy) yang didorong oleh perbaikan kinerja sektor di seluruh sektor HVC. Sektor prioritas HVC pada triwulan III 2021 tercatat tumbuh sebesar 1,69% (yoy). Pertumbuhan ekonomi syariah tertinggi terjadi pada sektor makanan halal yang mencapai 3,49% (yoy), utamanya didorong peningkatan kinerja Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya.

Sumber : Laporan ekonomi dan keuangan syariah 2021 Bank Indonesia

Hits: 16

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *