Jakarta, 16 April 2026 – Asosiasi Bank Partisipasi Turkiye (TKBB) melakukan kunjungan resmi ke ASBISINDO dengan jumlah peserta sebanyak 45 orang. Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan serta menjajaki peluang kerja sama antara industri perbankan syariah Indonesia dan Turkiye.
Tujuan Kunjungan
Kunjungan ini bertujuan untuk membuka peluang kolaborasi antara bank-bank syariah Indonesia dan Turkiye, khususnya dalam bidang:
- Pengembangan perbankan syariah
- Pasar modal
- Manajemen likuiditas
- Sektor-sektor strategis lainnya
Selain itu, pertemuan ini juga menjadi wadah untuk membahas langkah konkret dalam membangun kerja sama kelembagaan yang saling menguntungkan bagi kedua negara.
Asosiasi Bank Partisipasi Turkiye (TKBB) merupakan lembaga publik profesional yang didirikan berdasarkan regulasi dalam Undang-Undang Perbankan di Turkiye. TKBB berperan sebagai perwakilan utama sektor perbankan partisipasi (syariah) di Turkiye.
Dalam menjalankan fungsinya, TKBB aktif bekerja sama dengan pemerintah, regulator, serta berbagai pemangku kepentingan untuk:
- Meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap perbankan syariah
- Mendorong kontribusi sektor ini terhadap perekonomian nasional
- Mendukung pengembangan industri melalui berbagai program pelatihan dan komite kerja
Seluruh bank partisipasi di Turkiye diwajibkan menjadi anggota TKBB dalam waktu satu bulan setelah memperoleh izin operasional.
Peran dan Tujuan TKBB
Sebagai asosiasi industri, TKBB memiliki sejumlah peran utama, antara lain:
- Melindungi hak dan kepentingan bank anggota dalam kerangka ekonomi pasar bebas
- Mendukung pertumbuhan sistem perbankan yang sehat dan berdaya saing
- Mengembangkan profesi dan meningkatkan kualitas industri perbankan
- Mendorong pengambilan serta implementasi kebijakan yang mendukung terciptanya lingkungan industri yang kompetitif

Profil Industri Perbankan Partisipasi di Turkiye
TKBB didirikan pada tahun 2001 dan terus berkembang sebagai institusi yang memperkuat ekosistem perbankan syariah di Turkiye.
Per Maret 2024, industri perbankan partisipasi di Turkiye mencatat:
- Total aset sebesar USD 804,3 miliar
- Terdiri dari:
- 37 bank deposito
- 21 bank pengembangan dan investasi
- 9 bank partisipasi
- 1 bank di bawah pengawasan TMSF
Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara Indonesia dan Turki dalam pengembangan industri perbankan syariah global. Sinergi antar kedua negara diharapkan dapat memperkuat inovasi, memperluas jaringan, serta meningkatkan kontribusi sektor keuangan syariah terhadap perekonomian internasional.





















Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.