Perkembangan bisnis dan inovasi teknologi digital pada industri perbankan harus diimbangi dengan penguatan kualitas sumber aya manusia pelaku industri perbankan sehingga tersedia sumber daya manusia yang berintegritas dan kompeten untuk mewujudkan perbankan yang sehat, stabil, dan tumbu h berkelanjutan. Penguatan kualitas sumber daya manusia di perbankan syariah juga menuntut adanya kualitas kompetensi yang terstandar di masing masing bank. Standarisasi ini baik dalam memberikan pelayanan dan penawaran produk maupun jasa perbankan yang se makin hari semakin canggih , bervariasi dan terintegrasi. O leh karena itu, fungsi pendidikan Sumber Daya Manusia (SDM) disektor Perbankan menjadi sangat vital, khususnya dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan kapabilitas dan kompetensi profesional bagi pegawai bank
agar dapat menjawab kebutuhan dan tuntutan kepuasan para nasabah.
Menanggapi urgensi tersebut, maka Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui Keputusan No.90 tahun 2019 telah menetapkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Kategori Aktivitas Keuangan dan Asuransi Golongan Pokok Aktivitas Jasa Keuangan, Bukan Asuransi dan Dana Pensiun Bidang General Banking. Hal tersebut juga diikuti dengan Keputusan
Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP 1/D.02/2024 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia bidang General Banking.
Kodefikasi General Banking Kualifikasi 5, 6, 7 (Pengelolaan) adalah K.64GEB01, dimana deskripsi Jenjang KKNI Kualifikasi ini mencakup pengetahuan dan keterampilan yang harus dimiliki oleh Pegawai dan Pejabat Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur tentang pengelolaan produk dan jasa
perbankan dengan menerapkan prinsip kehati hatian. Jenjang kualifikasi 5 me mbutuhkan kemampuan menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas dengan metode yang sesuai dari beragam pilihan yang sudah maupun belum baku dengan menganalisis data, mampu menunjukkan kinerja dengan mutu dan kuantitas yang terukur, menguasai konsep teoretis bi dang perbankan secara
umum, mampu memformulasikan penyelesaian masalah prosedural, mampu mengelola kelompok kerja dan menyusun laporan tertulis secara komprehensif, serta bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapa ian hasil kerja kelompok.
Sedangkan kualifikasi pada jenjang 6 juga membutuhkan kemampuan mengaplikasikan bidang keahliannya, dan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni pada bidang perbankan secara umum dalam rangka pelaksanaan tugas term asuk penyelesaian masalah, serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi, menguasai konsep teoretis bidang perbankan
secara umum dan mendalam, mampu memformulasikan penyelesaian masalah procedural, mengambil keputusan yang tepat terkait bisnis dan operasional perbankan berdasarkan analisis informasi dan data dengan menerapkan prinsip kehati hatian, mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi secara mandiri dan kelompok, serta bertanggung jawab
pada pekerjaan sendiri, dan dapa t diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.
Kualifikasi pada jenjang 7 (Pengelolaan) harus mampu memecahkan permasalahan, melakukan penelitian, dan mengambil keputusan strategis dengan akuntabilitas dan tanggung jawab penuh atas seluruh aspek yang berhubungan dengan bisnis dan operasional perbankan.
Sesuai dengan amanah Roadmap Penguatan dan Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia (RP3SI) dan Cetak Biru Pengembangan SDM Sektor Perbankan serta d alam rangka menyiapkan pembekalan u ji sertifika si General Banking Kualifikasi 5, 6, 7 (Pengelolaan) pada industri perbankan syariah, maka Asbisindo telah menerbitkan SK DPP Asbisindo No.004
SK/AI/XII/2025 tanggal 1 Desember 2025 mengenai perubahan Tim Penyusun Materi General Banking. Se lanj utnya Asbisindo Institute akan menyelenggarakan pembekalan dan ToT Fasilitator bidang General Banking Kualifikasi 5, 6, 7 (Pengelolaan) di lingkungan industri perbankan syariah.




Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.