IPB University Ajukan Kunjungan Industri ke ASBISINDO, Bahas Keuangan Digital dan Tata Kelola Perbankan Syariah

Jakarta, [5 Oktober] Program Studi Magister Ilmu Ekonomi Syariah, Departemen Ilmu Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, IPB University mengajukan permohonan kunjungan industri ke ASBISINDO sebagai bagian dari proses pembelajaran mahasiswa. Kegiatan ini ditujukan untuk memperdalam wawasan praktis mengenai penerapan sistem keuangan digital dan tata kelola perbankan syariah di Indonesia.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari mata kuliah Topik Khusus Ekonomi Moneter dan Keuangan Digital Islam (EKS2531). Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh perspektif yang lebih dekat dengan praktik industri, khususnya terkait perkembangan keuangan digital dan tata kelola dalam ekosistem perbankan syariah.

Berdasarkan surat permohonan yang diterbitkan pada 27 Agustus 2026, kunjungan industri direncanakan berlangsung pada Rabu, 30 September 2026, pukul 09.00–10.40 WIB. Peserta yang diajukan terdiri atas 19 mahasiswa dan 2 dosen pendamping/tendik.

Adapun agenda yang diusulkan meliputi pemaparan materi mengenai keuangan digital dan tata kelola perbankan syariah, diskusi interaktif, serta office tour sebagai agenda opsional. Rangkaian tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pertukaran pengetahuan antara lingkungan akademik dan praktisi industri.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri, kegiatan semacam ini dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap dinamika dan praktik perbankan syariah di Indonesia. Selain memperkaya pembelajaran akademik, interaksi langsung dengan pelaku industri juga membuka ruang bagi pertukaran perspektif mengenai perkembangan sektor keuangan digital dan tata kelola perbankan syariah.

Membangun Jembatan antara Akademik dan Industri

Kunjungan industri menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang mempertemukan pengetahuan akademik dengan praktik di lapangan. Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut dapat membantu memberikan konteks yang lebih nyata terhadap berbagai konsep yang dipelajari di ruang kelas.

Bagi industri, interaksi dengan kalangan akademik juga dapat menjadi ruang untuk berbagi perspektif serta memperkuat hubungan dengan dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan literasi dan pemahaman mengenai ekonomi serta keuangan syariah.

2026-10-05

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.